Uncategorized

Home Uncategorized

Rektor Unisa Tantang Dekan Fekon Buka Prodi Baru

0
Rektor Unisa Tantang Dekan Fekon Buka Prodi Baru

Fakultas Ekonomi (Fekon), Universitas Alkhairaat (Unisa), sejak berdiri tahun 1989 hingga saat ini masih memiliki satu program studi. Sudah saatnya fakultas ini melakukan upaya terstruktur untuk menambah program studi baru, bahkan tidak hanya itu, fakultas ekonomi dengan status akreditasi B memungkinkan membuka program Pascasarjana.

Hal itu dikemukakan Rektor Unisa, Dr.Umar Alatas usai mengambil sumpah jabatan Dekan terpilih Abdul Rahman Assegaf, periode 2020-2024 di aula Lembah Palu, kampus Unisa, Rabu, (2/9).

Untuk menjawab kebutuhan stakeholder atau pengguna kata Rektor, pimpinan harus jeli melihat peluang, salah satunya dengan menjajaki pembukaan program studi baru, dengan berkoordinasi dengan pimpinan Universitas dan sejumlah pihak terkait.

” Saya menantang Dekan yang baru dilantik ini, masih muda, energik tentu semuanya bisa tercapai dengan ketersediaan sumber daya yang ada, tahun 2021 saya harap bisa tercapai pembukaan program studi baru di fakultas ekonomi, fakultas lain juga saya pikir sama-sama berkompetisi membaca peluang para pengguna kita,” kata Rektor.

Turut dilantik, Wakil Dekan bidang Akademik,Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Umar. Wakil Dekan bidang Keuangan, Adminitrasi Umum dan Personalia, Kamal dan Ketua Program Studi Manajemen, Muhammad Rezal Aljufri.

Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan progres rencana pelaksanaan wisuda sarjana strata satu yang saat ini masih menunggu rekomendasi dari LLDIKTI wilayah IX Sulawesi.

Selain itu, Rektor juga memaparkan trend penerimaan mahasiswa baru yang mengalami peningkatan.

“Saya mengajak kita semua yang memiliki jaringan diluar untuk mengajak anak-anaknya kuliah di Unisa, termasuk kedokteran alumninya sudah tidak diragukan lagi, sudah terbukti berprestasi hingga tingkat nasional,” tambah Rektor

Terkait dengan infrastuktur, Rektor mengatakan, saat ini tengah dikebut master plannya oleh yayasan.

“Jadi fokus kita adalah peningkatan SDM dan Infrastruktur, olehnya mari kita membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan,” pungkasnya.(rl)

Jabat Ketua Program Studi Kewirausahaan Fekon Unisa, Labandingi Diminta Langsung Tancap Gas

0
Jabat Ketua Program Studi Kewirausahaan Fekon Unisa, Labandingi Diminta Langsung Tancap Gas

Dosen Yayasan Fakultas Ekonomi (FEKON), Universitas Alkhairaat (UNISA), Labandingi Latoki,S.E.,M.M. diserahi amanah sebagai Ketua Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi. Pengangkatan pria kelahiran Luwuk, 28 Maret 1987 itu berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unisa nomor 325/KR/UA/VIII/2022, periode 2022-2024, tertanggal 1 Agustus 2022.

Dekan Fekon Unisa, Dr Abd. Rahman berharap, dengan terbitnya SK ketua prodi kewirausahaan tersebut, ketua prodi segera tancap gas, bekerja maksimal memajukan prodi baru itu.

Pria 35 tahun jebolan Magister Manajemen Universitas Tadulako itu langsung merespon harapan Dekan tersebut. Ia mengaku dalam waktu dekat ini akan melakukan sosialisasi secara masif kepada calon mahasiswa baru, mempromosikan keunggulan prodi kewirausahaan.

“Kami akan melakukan sosialisasi secara masif baik melalui media sosial hingga datang langsung ke sekolah-sekolah, untuk mempromosikan keunggulan prodi baru ini,” katanya pada media ini, Selasa, (2/8).

Selain itu, kata Bandingi dirinya akan mempersiapkan proses perkuliahan, penyusunan kurikulum, agar perkuliahan bisa berjalan dengan baik sesuai capaian pembelajaran yang direncanakan.

Sebelumnya, Rektor Unisa, Dr Umar Alatas mengatakan, kelahiran prodi baru tersebut menjadi spirit sekaligus tanggung jawab lembaga (Unisa,red). Dengan hadirnya prodi baru ini kata Rektor, diharapkan dapat memotivasi pimpinan fakultas lain untuk membuka program studi baru di lingkungan Unisa.

‘’Ini menjadi karya berharga bagi Unisa untuk lebih maju dan berkembang lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna,”ungkapnya.

Rektor optimis, prodi Kewirausahaan akan menjadi salah satu prodi favorit bagi calon mahasiswa baru kuliah di Universitas Alkhairaat.

Prodi kewirausahaan, Fekon Unisa sudah bisa menerima mahasiswa baru, seiring keluarnya  izin dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia nomor 498/E/O/2022 yang ditandatangani oleh pelaksana tugas Sekretaris Jenderal, Tjitjik Srie Tjjahjandrie tertanggal 13 Juli 2022.

Laporan: Ridwan Laki

Hadirkan Guru Besar UNY, Fekon Unisa Sukses Gelar Webinar Nasional

0
Hadirkan Guru Besar UNY, Fekon Unisa Sukses Gelar Webinar Nasional

Masa pandemi Covid-19, benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Fakultas Ekonomi (Fekon), Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu. Fakultas yang kini dipimpin talenta muda Abd. Rahman Assegaf ini sukses tiga kali menggelar kegiatan ilmiah dalam jaringan (Webinar) Nasional.

Dekan Fakultas Ekonomi Unisa, Abd. Rahman, S.E., M.M. pada wartakiat, Ahad, (13/9), mengatakan tiga webinar berskala Nasional yang diselenggarakan dimasa pandemi Covid-19 berhasil memecahkan rekor di Unisa dengan peserta terbanyak yang hampir mencapai lima ratus peserta.

Dekan muda yang belum genap satu bulan dilantik itu mengatakan, webinar series Metode Penelitian dan Webinar bersama Bursa Efek Indonesia tercatat paling banyak diminati termasuk dosen dan peneliti dari Jawa hingga luar negeri.

“Webinar series pertama diselenggarakan tanggal 25 Juli 2020 dihadiri kurang lebih 400 peserta dan webinar series kedua diselenggarakan tanggal 12 September 2020 dengan kuota peserta terpaksa kami batasi, karena peserta yang berminat membludak,”ungkapnya.

Membludaknya peserta kata Abd.Rahman lebih disebabkan karena daya tarik dan reputasi pemateri yang dihadirkan memiliki segudang prestasi dalam dunia pendidikan, penulis buku terbanyak, pernah meraih sejumlah rekor MURI dalam bidang pendidikan sosial dan budaya. Selain itu Profesor Sugiyono, M.Pd. juga dikenal sebagai salah seorang asesor BAN-PT dan Guru Besar di Universitas Negeri Yogyakarta.

Pada kesempatan itu Profesor Sugiyono memaparkan pohon Ilmu penelitian, antara lain, pertama, need to know, hasil penelitian digunakan untuk mengembangkan ilmu. Kedua, need to do, hasil penelitian digunakan untuk mengembangkan produk atau suatu metode kerja dan need to choose, membuat keputusan, membuat kebijakan untuk melakukan evaluasi.

Selain itu, Fekon Unisa juga sukses menggelar webinar Nasional bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang selenggarakan tanggal 13 Agustus 2020, menghadirkan pakar ekonomi dari BEI, Deri Yustria, S.E., MBA.

Output dari webinar Nasional itu lanjut Abd. Rahman Fekon bersama BEI telah melahirkan Memorandum of Understanding (MOU), yang telah ditandatangani bersama.

“Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut dalam waktu dekat ini, Insya Allah  akan dibuka galeri investasi di Fakultas Ekonomi, galeri ini bertujuan untuk memberi pemahaman terhadap mahasiswa tentang Pengetahuan Pasar Modal, pengetahuan jenis instrumen Investasi, pengetahuan tingkat keuntungan investasi, Pengetahuan tingkat risiko investasi dan pengetahuan dasar penilaian saham,”jelasnya.

Hal yang sama juga akan dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dalam waktu dekat ini dengan Universitas Negeri Yogyakarta dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Prof. Sugiyono dalam hal kerjasama antar perguruan tinggi, beliau sangat merespon demi pengembangan perguruan tinggi, khususnya Tri Dharma Perguruan Tinggi,”katanya.

Ketua panitia webinar Nasional, Nanang Qosim menambahkan, Fakultas akan kembali mengagendakan webinar Nasional menghadirkan akademisi dan pengusaha yang bisa memberikan edukasi, berbagi pengalaman dalam bidang ekonomi.

“Harapan saya, dengan diselenggarakannya kegiatan ilmiah secara virtual bisa memberikan manfaat bagi seluruh akademisi muda di Indonesia dalam mempertajam pemahaman tentang metode penelitian dan pemahaman investasi konvensional dan investasi syari’ah yang nantinya akan diaplikasikan di perguruan tinggi masing-masing,”pungkasnya.

Alhamdulillah, Lima Dosen Unisa Lulus Serdos

0
Alhamdulillah, Lima Dosen Unisa Lulus Serdos

Palu-Kabar gembira kembali diterima oleh Universitas Alkhairaat (Unisa), dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan RI, lima orang dosennya dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) yang diumumkan secara serentak pada yudisium nasional, Senin, (28/10). Kabar kelulusan itu diperoleh pada akun masing-masing peserta serdos.

Kelima dosen yang dinyatakan lulus tersebut semuanya berasal dari Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen. Mereka mendapatkan asesor dari Perguruan Tinggi Negeri yang berbeda Dekan Fakultas Ekonomi, Abd. Rahman misalnya, deskripsi dirinya diperiksa oleh asesor dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selanjutnya, Wakil Rektor 2, Marjun, diperiksa asesor asal Universitas Jenderal Soedirman. Akhmad diperiksa asesor dari Universitas Sebelas Maret. Megawaty Sangkota, diperiksa asesor Universitas Hasanuddin dan Muhammad Umar deskripsi sirinya diperiksa asesor asal Universitas Negeri Padang.

Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr. Umar Alatas menyambut gembira prestasi dosennya itu. Ia berharap, dosen lainnya termotivasi atas pencapain sejawatnya itu dan menyiapkan diri untuk sertifikasi dosen tahun depan.

Sekretaris panitia serdos Unisa, If’all mengatakan, keberhasilan lima dosen Unisa itu tidak lepas dari usaha dan kerja keras mereka selama ini.

“Saya kira ini buah dari kerja keras dan kesabaran mereka yang pernah tertunda kelulusannya pada sesi satu karena kesalahan teknis aplikasi sehingga tidak terbaca sistem sempat tidak bisa dilakukan penilaian oleh asesor,” ujarnya.

Ia meminta rekan dosen lainnya mempersiapkan diri dengan baik dengan mempersiapkan dokumen publikasi karya ilmiah dan dokumen lainnya.

Sementara itu Wakil Rektor bidang akademik menilai, kelulusan lima dosen itu secara tidak langsung memberikan penguatan pada lembaga Unisa dengan bertambahnya dosen profesional. (RL)

Alhamdulillah Kemendikbud Ristek Terbitkan Izin Prodi Kewirusahaan Fekon Unisa

0
Alhamdulillah Kemendikbud Ristek Terbitkan Izin Prodi Kewirusahaan Fekon Unisa

Kabar gembira bagi civitas akademika Universitas Alkhairaat (Unisa), Palu. Perguruan tinggi swasta tertua di Sulawesi Tengah itu ketambahan satu program studi baru, jenjang sarjana strata satu (S-1), Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi (Fekon), Unisa Palu.

Dengan tambahan satu program studi  baru ini maka jumlah prodi jenjang sarjana strata satu (S-1) di Universitas Alkhairaat Palu menjadi 14 prodi.

Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr Umar Alatas, kepada media ini di ruang kerjanya, Kamis (14/7), siang mengungkapkan rasa syukur dan gembira atas keluarnya izin program studi Kewirausahaan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia nomor 498/E/O/2022 tentang izin pembukaan program studi kewirausahaan program sarjana pada Universitas Alkhairaat di Kota Palu yang diselenggarakan oleh Yayasan Alkhairaat Sayyid Idrus bin Salim Aldjufri.

Surat Keputusan Kemendikbud Ristek itu ditandantangani oleh pelaksana tugas Sekretaris Jenderal, Tjitjik Srie Tjjahjandrie tertanggal 13 Juli 2022.

‘’Alhamdulillah kabar gembira hari ini. Kita ketambahan satu program studi baru, yakni prodi Kewirausahaan. Ini merupakan bagian dari upaya pengembangan Universitas Alkhairaat,’’ tandasnya sembari memperlihatkan SK tersebut.

Rektor menekankan, kelahiran prodi baru tersebut menjadi spirit sekaligus tanggung jawab lembaga (Unisa,red). Dengan hadirnya prodi baru ini lanjut Rektor, diharapkan dapat memotivasi pimpinan fakultas lain untuk membuka program studi baru di lingkungan Unisa.

‘’Ini menjadi karya berharga bagi Unisa untuk lebih maju dan berkembang lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna ,’’jelasnya.

Orang nomor satu di Unisa Palu ini optimis dengan dibukanya prodi Kewirausahaan bisa menjadi salah satu daya tarik lulusan SMA sederajat maupun calon mahasiswa lainnya untuk masuk kuliah di Universitas Alkhairaat.

Laporan: Ridwan Laki

Camat Kinovaro; Mahasiswa KKN Harus Miliki “CIUM” di Masyarakat

0
Camat Kinovaro; Mahasiswa KKN Harus Miliki “CIUM” di Masyarakat

Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Alkhairaat (Unisa), angkatan 47 secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN pada pemerintah kecamatan Kinovaro, di desa Porame, Rabu, (10/3).

“Alhamdulillah, hari ini, Rabu tepat pukul 10.00 Wita, kami dari Panitia KKN Angkatan 47 melakukan penyerahan Mahasiswa KKN di wilayah kecamatan Kinovaro diterima langsung oleh Bapak Camat, Asran, M.Si,” kata Nanang Qosim, Sekretaris Panitia KKN pada wartakiat.com.

Camat Kinovaro mengaku bersyukur sekaligus bahagia atas dipilihnya kembali wilayah Kinovaro oleh Universitas Alkhairaat pada pelaksanaan KKN kali ini.

“Tahun 2018 silam, kami juga mendapatkan jatah penempatan KKN dari Universitas Alkhairaat. Selaku pimpinan wilayah kecamatan Kinovaro saya  merasa terhormat kembali dipercayakan wilayah kerja kami sebagai lokasi KKN, terimakasih banyak atas kepercayaan ini,” katanya

Camat berharap, mahasiswa Unisa yang ditempatkan di wilayah kerjanya harus mampu menanggalkan egonya, mahasiswa harus punya kemampuan merangkul para tokoh di desa agar tercipta kerjasama dalam menjalankan program tercapai sesuai target yang telah disusun.

Asran menegaskan, mahasiswa KKN harus memiliki “CIUM” ditengah masyarakat, yakni, Cekatan, Inisiatif, Ulet dan Mahir. “CIUM” ini mutlak dimiliki mahasiswa agar pelaksanaan KKN berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.

Sementara itu, Nanang Qosim, S.E., M.M. Sekretaris Panitia KKN angkatan 47, saat penyerahan mahasiswa pada pemerintah kecamatan Kinovaro mengucapkan terimakasih pada pemerintah kecamatan yang telah menerima dengan baik sejak survei lokasi hingga penempatan mahasiswa KKN di wilayah Kinovaro.

“Terimakasih atas pelayanan yang telah diberikan oleh Bapak Camat dan jajarannya, mulai dari survey lokasi hingga saat penyerahan peserta KKN pagi ini,” ucapnya.

Dosen Fakultas Ekonomi yang dikenal multi italenta itu menitipkan mahasiswanya selama satu bulan melaksanakan KKN Tematik Covid-19 di tiga desa yakni, Kalora, Balane dan Porame.

Dia menambahkan, konsep KKN tematik di Perguruan Tinggi juga diterjemahkan sebagai proses belajar dimasyarakat dengan berbagai disiplin ilmu untuk memberikan solusi terhadap masaalah yang
dihadapi masyarakat.

Melalui program KKN tematik juga diharapkan dapat meningkatkan peran perguruan tinggi secara nyata di masyarakat. Mahasiswa sebagai duta perguruan tinggi diharapkan dapat membantu pemerintah melalui program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa, perguruan tinggi, masyarakat dan pemerintah.

Turut hadir Kepala Divisi Penelitian LPPM Unisa, Dr.Misriyani, M.Sc, Dosen Pembing Lapangan, Kamal, S.E.,M.M. dan Firza Umar Syarif, S.E.,M.M.

Laporan: Nanang Qosim
Editor: Ridwan Laki

UAS Fakultas Ekonomi Unisa Berjalan Lancar, Mahasiswa Antusias Ikuti Ujian

0
Ilustrasi

Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat (Unisa) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mahasiswa program studi Ekonomi pada Senin (03/02/2025). Ujian ini berlangsung secara tertib dan kondusif di berbagai ruang kelas yang telah disediakan oleh pihak kampus.

Dekan Fakultas Ekonomi Unisa, Dr. Muhammad Umar A, SE., MM. menyampaikan bahwa UAS merupakan bagian penting dalam mengevaluasi capaian akademik mahasiswa selama satu semester. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan ujian kali ini tetap mengutamakan prinsip kejujuran dan integritas akademik.

“Kami berupaya menciptakan suasana ujian yang nyaman agar mahasiswa dapat mengerjakan soal dengan maksimal. Kami juga memastikan semua prosedur ujian berjalan sesuai aturan akademik,” ujar Dr. Muhammad Umar.

Para mahasiswa tampak antusias dalam mengikuti ujian, meskipun menghadapi tantangan dalam menjawab berbagai soal yang menguji pemahaman mereka terhadap materi perkuliahan. Salah satu mahasiswa, Nurul Faija, mengungkapkan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci dalam menghadapi UAS kali ini.

“Soalnya cukup menantang, tapi dengan persiapan yang baik dan belajar secara rutin, saya merasa lebih siap. Semoga hasilnya memuaskan,” ujar Nurul Faija.

Pihak Fakultas Ekonomi juga menerapkan pengawasan yang ketat selama ujian berlangsung. Panitia pengawas ditempatkan di setiap ruang ujian guna memastikan kelancaran dan mencegah adanya kecurangan. Selain itu, ujian dilakukan dengan menerapkan sistem pengacakan soal guna menghindari tindakan plagiarisme di antara mahasiswa.

UAS ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, dimulai dari 03 hingga 07 Februari 2025. Setelah ujian berakhir, hasilnya akan diumumkan melalui sistem akademik online Unisa dalam beberapa minggu ke depan.

Dengan pelaksanaan UAS yang berjalan lancar, Fakultas Ekonomi Unisa berharap mahasiswa dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan usaha dan kerja keras mereka selama semester ini. Ke depan, fakultas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta sistem evaluasi akademik guna mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Kuliah Umum Fekon Unisa Hadirkan Narasumber Dari Bursa Efek Indonesia

0
Kuliah Umum Fekon Unisa Hadirkan Narasumber Dari Bursa Efek Indonesia

Fakultas Ekonomi (Fekon), Universitas Alkhairaat (Unisa), hadirkan narasumber dari Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tengah Dendy F. Amin pada kuliah umum Fekon unisa yang dilaksanakan pekan lalu.

Kuliah umum yang dimoderatori dosen muda Fekon Nanang Qosim itu mengangkat tema “Pasar Modal bagi Mahasiswa di Era Ekonomi Digital dimasa Pandemi Covid-19”.

Selain menghadirkan narasumber dari Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tengah, fakultas yang kini dipimipin Dekan muda energik Abd. Rahman Assegaf itu juga menghadirkan Senior Relationship dari Perusahaan PT. Phintraco, Faris Faisal Noufal.

Dekan Fakultas Ekonomi, Abd. Rahman mengatakan, dalam industri keuangan ada dua sumber keuangan yaitu, pasar keuangan dan pasar modal. Industri keuangan, lanjut Abd. Rahman jika diibaratkan dengan tubuh manusia, dia seperti kardiovaskuler yang mensuplay darah yang membawa oksigen ke dalam tubuh. Selanjutnya beliau mengatakan, Manfaat pasar modal yang nyata yaitu merupakan sarana investasi.

“Mengapa kami mengambil narasumber dari Pihak BEI, karena kami ingin mahasiswa mengenal lebih jauh tentang pasar modal, apa itu pasar modal dan apa manfaatnya,”katanya.

Tema ini menjadi penting kata Abd.Rahman, memperkenalkan sejak dini kepada mahasiswa baru, bahwa pasar modal itu menarik untuk diketahui, khususnya bagi mahasiswa baru.

Sementara itu, Dendy F Amin mengawali materinya mengajak mahasiswa Fekon agar berinvestasi sejak dini, dengan syarat mengetahui mekanisme berinvestasi. Masa pandemi Covid-19 saat ini kata Dendy, mahasiswa harus lebih mengenal investasi secara real dan menyeluruh mulai dari penetapan pembelian saham hingga investasi lain agar tidak salah menginvestasikan hartanya.

“Insya Allah kedepan kita akan programkan praktek investasi bersama mahasiswa Fakultas Ekonomi Unisa,” katanya.

Dia menambahkan, jika ingin berinvestasi, perusahaan harus terdaftar di OJK, melakukan riset atau menganalisa bisnis yang dijalankan sebagai target berinvestasi dengan menganalisa fundamental dan teknikal perusahaan.

“Kita harus betul-betul berinvestasi agar tidak kecewa dimasa akan datang. Kita juga diberi pilihan untuk investasi, mau masuk pasar modal konvensional atau syari’ah, perusahaan yang berinvestasi dalam bentuk syari’ah, memiliki kode khusus, yaitu pada huruf “S” diujung perusahaan karena keamanan investasi saat ini sudah sangat baik,”jelasnya.

Ditempat terpisah, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Muhammad Umar berharap, agar mahasiswa belajar mendalami ilmu tentang pasar modal.

“Saya berharap, kedepan setelah selesai mengikuti kelas praktek pasar modal, kalian bisa langsung mempraktekannya,” pungkasnya. (Mr. Naqo)

12 Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Diterima Kembali Setelah Menyelesaikan Program Kampus Mengajar Angkatan 8

0
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Menerima Kembali 12 Mahasiswa Kampus Mengajar (Foto: Pengurus MBKM Fakultas Ekonomi)

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr. Muhammad Umar A, SE., MM., bersama jajaran pimpinan fakultas, dengan penuh kebanggaan menerima kembali 12 mahasiswa yang telah sukses menyelesaikan Program Kampus Mengajar angkatan ke-8. Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Salah satu peserta program, Andini Anastasya dari Prodi Manajemen, berbagi pengalamannya selama empat bulan bertugas di SMPN 10 Palu, sebuah sekolah yang sangat membutuhkan dukungan tenaga pengajar tambahan.

“Bergabung dalam Program Kampus Mengajar adalah pengalaman yang sangat berharga. Selain membantu siswa meningkatkan literasi, numerasi, dan teknologi informasi, saya juga mendapat banyak pelajaran dalam memahami kebutuhan masyarakat. Ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk menerapkan ilmu yang telah saya pelajari selama kuliah,” ujar Andini dengan antusias.

Selain menjalankan tugas utama sebagai pengajar, Andini juga berperan dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Usahanya mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar.

Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Muhammad Umar A, SE., MM., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi para mahasiswa.

“Keikutsertaan mahasiswa kami dalam Program Kampus Mengajar membawa dampak besar, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi pengembangan diri mereka. Kami bangga atas komitmen dan semangat mereka dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Universitas Alkhairaat memberikan konversi SKS kepada para mahasiswa yang terlibat dalam program ini, sejalan dengan visi Merdeka Belajar untuk memberikan pengalaman belajar di luar kampus.

“Program Kampus Mengajar adalah langkah konkret untuk mencetak generasi muda yang peduli terhadap pendidikan dan masyarakat. Kami berharap pengalaman ini akan memperkaya kompetensi mereka sebagai calon pemimpin di masa depan,” tambah Dr. Muhammad Umar.

Keberhasilan 12 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti program-program serupa yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Daftar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat yang Berhasil Menyelesaikan Program Kampus Mengajar Angkatan 8:

1. Andiana Nur (Manajemen)
2. Andini Anastasya (Manajemen)
3. Disa Haerani (Manajemen)
4. Doni M. Muhamad (Manajemen)
5. Faradilah (Manajemen)
6. Intan Nur Indah (Manajemen)
7. Murna Putri Darmawati (Manajemen)
8. Nurul Fadilah (Manajemen)
9. Nurul Faija Mandahari (Manajemen)
10. Ulya Fikria (Manajemen)
11. Yuningsi (Manajemen)
12. Muliati Lupama (Kewirausahaan)

Gen Z dan Digitalisasi: HMM Universitas Alkhairaat Gali Potensi Ekonomi Kreatif Lokal

0

Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu sukses menggelar workshop bertema “Peran Digitalisasi dan Gen Z dalam Membangun Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal”, Kamis siang (22/5). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dosen muda inspiratif dari Fakultas Ekonomi, Riyan Muhamad L. Djalalembah, S.Ak., M.Ak.

Workshop ini menjadi panggung edukatif bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam potensi ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, sekaligus menjawab tantangan zaman digital.

Ketua HMM, Ahmadyani, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga dapat menjadi motivasi dan bekal bagi teman-teman mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide ekonomi kreatif yang inovatif dan membumi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Muhammad Umar, SE., MM, menilai tema yang diusung sangat relevan dengan perkembangan ekonomi saat ini, khususnya keterlibatan Generasi Z dalam lanskap kewirausahaan digital.

“Workshop ini mengajak kita untuk menggali potensi lokal dan mengemasnya dengan sentuhan digital. Ini penting, terlebih bagi mahasiswa yang sedang mengikuti KKN atau ingin terjun langsung ke dunia usaha. Kegiatan ini diharapkan berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas,” tutur Dr. Muhammad Umar, SE., MM.

Dalam pemaparannya, Riyan Muhamad Djalalembah, S.AK., M.Ak. menekankan peran strategis Generasi Z sebagai digital native yang kini menjadi lokomotif baru dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif di Indonesia.

“Gen Z punya keunggulan adaptif terhadap teknologi. Mereka bisa membangun bisnis dari kamar tidur, memanfaatkan media sosial, e-commerce, dan berbagai tools digital untuk menciptakan produk yang berbasis ide dan kearifan lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memotivasi peserta untuk mulai dari masalah nyata di sekitar, membangun branding digital sejak dini, dan memanfaatkan strategi seperti storytelling, user generated content (UGC), hingga kolaborasi lintas keahlian demi keberlanjutan bisnis.

Salah satu kutipan yang paling menggugah dalam sesi ini adalah:

“Scroll terus nggak bikin kaya, tapi satu ide yang kamu eksekusi bisa ubah hidupmu.”

Materi workshop juga menyajikan kisah sukses para pelaku usaha muda dari Gen Z, mulai dari pengusaha tempe kreatif, olahan pisang lokal, hingga band indie asal daerah yang berhasil menembus pasar nasional—membuktikan bahwa inovasi bisa lahir dari akar budaya lokal dengan sentuhan digital.

Workshop ini tidak hanya menjadi ruang berbagi ilmu, tapi juga ruang membangun semangat kolaborasi dan keberanian untuk memulai. Gen Z kini bukan sekadar generasi rebahan—mereka adalah generasi penggerak ekonomi masa depan.

Popular Posts

My Favorites

Tujuh Mahasiswa Fekon Unisa Lulus Program Kampus Mengajar

0
Tujuh Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Alkhairaat dinyatakan lulus pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, (MBKM).MBKM adalah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan...